Atasnama cintaku padamu tanah airku, bumi pertiwiku, tanah tumpah darahku Indonesia.. Maka aku masih berusaha menunjukkan cinta dengan perbuatan. Aku masih tetap menjadi guru di gunung walau banyak orang menganggapku bodoh tak mau pindah mengajar di
NotPianika Hiduplah Tanahku Hiduplah Negeriku, Indonesia Raya. Indonesia tanah airku. 2 2 3 2 1 7.6. Tanah tumpah darahku. 6. 7. 1 6 6 5 5 4/ 3 Di sanalah aku berdiri. 2 2 4/ 3 2 1 7. Jadi pandu ibuku. 7. 1 2 7 7 6 6 5 2 Indonesia kebangsaanku. 2 2 3 2 5 6 4/ 3 Bangsa dan Tanah Airku. 3 3 1' 1' 7 6 2' 5
Fenomenaperkembangan teknologi di era sekarang dirasakan sangat bermanfaat apabila ditinjau dari ilmu pengetahuan yang menandakan semakin canggihnya teknologi sekarang, dari telepon seluler yang semakin canggih hingga muncul gadget beraneka merk dan keunggulan, kecanggihan komputer yang berkembang lebih praktis seperti laptop, notebook.
cash.
Jakarta - Tanah airku tidak kulupakan Kan terkenang selama hidupku Biarpun saya pergi jauh Tidak kan hilang dari kalbu Tanah ku yang kucintai Engkau kuhargai Walaupun banyak negri kujalani Yang masyhur permai dikata orang Tetapi kampung dan rumahku Di sanalah kurasa senang Tanahku tak kulupakan Engkau kubanggakan Tanah airku tidak kulupakan Kan terkenang selama hidupku Biarpun saya pergi jauh Tidak kan hilang dari kalbu Tanah ku yang kucintai Engkau kuhargaiBerita video musisi legendaris Indonesia, Iwan Fals, menciptakan lagu untuk suporter sepak bola. Seperti apa lagunya?
JAKARTA, - Lirik dalam lagu "Indonesia Raya" tiga stanza memiliki perbedaan dari lirik "Indonesia Raya" yang biasa dinyanyikan saat upacara bendera. Dalam upacara bendera, lagu yang dibawakan merupakan "Indonesia Raya" stanza satu seperti yang dikenal kebanyakan masyarakat ini sebenarnya memiliki tiga stanza yang seluruhnya diciptakan oleh WR Supratman dan pertama kali dibawakan pada Sumpah Pemuda, 10 Oktober 1928. Baca juga Sejarah Lagu Indonesia Raya Berikut lirik lagu "Indonesia Raya" tiga IIndonesia tanah airku,Tanah tumpah darahku,Di sanalah aku berdiri,Jadi pandu ibuku. Indonesia kebangsaanku, Bangsa dan tanah airku, Marilah kita berseru, Indonesia bersatu. Hiduplah tanahku, Hiduplah neg'riku, Bangsaku, rakyatku, semuanya,Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya, Untuk Indonesia Raya. Stanza IIIndonesia, tanah yang mulia,Tanah kita yang kaya,Di sanalah aku berdiri, Untuk s'lama-lamanya. Indonesia, tanah pusaka, P'saka kita semuanya, Marilah kita mendoa, Indonesia bahagia. Suburlah tanahnya,Suburlah jiwanya, Bangsanya, rakyatnya, semuanya,
oh tanah airku indonesia raya